Gambaran Partograf pada Ibu Bersalin yang Mengalami Distosia Bahu di RSUD Piru

Sumirda Rahareng, Nurhayati Kasim, Windatania Mayasari, Runi Anggriani La Amin

Abstract


Distosia bahu merupakan salah satu kegawatdaruratan obstetri yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu maupun bayi. Penggunaan partograf sebagai alat pemantauan persalinan berperan penting dalam mendeteksi penyimpangan kemajuan persalinan sehingga tindakan dapat dilakukan secara tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengisian partograf pada ibu bersalin yang mengalami distosia bahu di RSUD Piru. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan retrospektif melalui telaah dokumen rekam medis. Sampel sebanyak 30 ibu bersalin yang mengalami distosia bahu selama periode Juli 2025 – April 2026 diperoleh dengan teknik total sampling. Hasil penelitian ini, dari 30 kasus distosia bahu, sebanyak 22 kasus (73,3%) memiliki partograf yang terisi lengkap, sedangkan 8 kasus (26,7%) tidak lengkap. Sebagian besar kasus menunjukkan kemajuan persalinan melewati garis waspada sebanyak 19 kasus (63,3%), dan 11 kasus (36,7%) masih berada di sebelah kiri garis waspada. Dokumentasi pemantauan denyut jantung janin lengkap pada 25 kasus (83,3%), sedangkan kontraksi uterus terdokumentasi lengkap pada 24 kasus (80%). Sehingga kesimpulan dari penelitian ini, sebagian besar partograf telah diisi dengan lengkap namun masih ditemukan ketidaklengkapan dokumentasi pada beberapa komponen. Pengisian partograf secara lengkap dan akurat sangat diperlukan untuk mendukung deteksi dini komplikasi persalinan, termasuk distosia bahu.


Keywords


Partograf; Distosia Bahu; Persalinan

Full Text:

PDF

References


American College of Obstetricians and Gynecologists. (2020). Shoulder Dystocia: ACOG Practice Bulletin. Washington, DC: ACOG.

Bonet, M., Oladapo, O. T., Souza, J. P., & Gülmezoglu, A. M. (2019). Diagnostic accuracy of the partograph alert and action lines to predict adverse birth outcomes: A systematic review. BJOG: An International Journal of Obstetrics & Gynaecology, 126(2), 152–161.

Bonet M, et al. (2021). WHO next-generation partograph: revolutionary steps towards individualized labour care. BJOG

Cunningham FG, et al. (2022). Williams Obstetrics. 26th Edition. McGraw-Hill.

Frianti, N., Noor, A., & Anggraini, R. (2026). Gambaran kelengkapan pengisian partograf dalam pemantauan persalinan di UPTD Puskesmas Wajo Kota Baubau Tahun 2025. Jurnal Kesehatan Amanah, 10(1), 433–444.

FIGO Committee. (2025). Position statement on the use of the WHO Labour Care Guide versus the partograph. International Journal of Gynecology & Obstetrics.

Gabbe SG, et al. (2021). Obstetrics: Normal and Problem Pregnancies. Elsevier.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal, Persalinan, Nifas, dan Bayi Baru Lahir. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lubis, A. Y. S., Bahar, N., Citra, N., Maulina, R., Lestari, P. P., Sukmawati, Yuhanah, Nurseha, Asmin, R. Y., Aspar, H., & Jannata, R. W. (2024). Bebas stres pasca melahirkan. Get Press Indonesia.

Mahmud, T., & Muslimin, D. (2022). Hubungan masa kerja dan motivasi bidan terhadap kelengkapan pengisian partograf di wilayah kerja Puskesmas Poso Pesisir Tahun 2021. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(4), 1246–1249.

Nurlelasari. (2019). Gambaran Pengisian Partograf oleh Penolong Persalinan pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah Sumedang Tahun 2019. Karya Tulis Ilmiah. Universitas Bhakti Kencana.

Obstetrics. 26th Edition. McGraw-Hill.

POGI. (2022). Panduan Praktik Klinis Obstetri dan Ginekologi Indonesia.

Pingray, V., Bonet, M., Berrueta, M., Bucagu, M., Dao, B., Downe, S., et al. (2021). The development of the WHO Labour Care Guide: An international survey of maternity care providers. Reproductive Health, 18(66). https://doi.org/10.1186/s12978-021-01074-2

Rahayu., Mutmainnah., Asmin, R. Y., & Hidayah, N. M. (2026). Asuhan kebidanan berbasis evidence base dan terapi komplementer. Get Press Indonesia.

Sinha M, Baghel J. (2024). WHO Labour Care Guide: New Generation Partograph. Open Access Journal of Gynecology, 9(1), 1–4.

World Health Organization. (2018). WHO recommendations: Intrapartum care for a positive childbirth experience.

World Health Organization. (2020). WHO Labour Care Guide: User's Manual.

Widiastuti, N. M. R., Muyassaroh, Y., Apidianti, S. P., Asmin, R. Y., Nurbaety, Yubiah, T., Qomariyah, K., Rohmah, M., Widiantari, K., Prastiwi, E. D., & Wijaya, W. (2026). Terapi kebidanan komplementer pada ibu nifas dan menyusui. Get Press Indonesia.

Varney H. (2021). Varney's Midwifery. Jones & Bartlett.

Vogel, J. P., Comrie-Thomson, L., Pingray, V., Gadama, L., Galadanci, H., Goudar, S., et al. (2021). Usability, acceptability, and feasibility of the World Health Organization Labour Care Guide: A mixed-methods, multicountry evaluation. Birth, 48(1), 66–75. https://doi.org/10.1111/birt.12511




DOI: https://doi.org/10.51849/j-bikes.v6i1.175

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


slot dana

slot